Topic outline

    • Pancasila merupakan dasar filosofis dan ideologis Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila mencerminkan nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman dalam berbangsa dan bernegara. Dalam konteks sejarah, Pancasila diresmikan pada 1 Juni 1945 oleh Soekarno, dan menjadi dasar negara setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Pancasila terdiri dari lima sila yang masing-masing memiliki makna dan peran penting dalam membentuk karakter bangsa Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila mencakup keadilan, persatuan, kerakyatan, dan ketuhanan, yang menjadi landasan bagi kehidupan sosial, politik, dan ekonomi masyarakat Indonesia. Melalui materi ini, kita akan mengeksplorasi setiap sila Pancasila, memahami relevansinya dalam kehidupan sehari-hari, serta bagaimana Pancasila dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh bangsa. Dengan memahami Pancasila secara mendalam, diharapkan kita dapat lebih menghargai keberagaman, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, dan memperkuat persatuan serta kesatuan bangsa. Mari kita bersama-sama menggali dan menghayati Pancasila sebagai identitas kita sebagai bangsa Indonesia.

      Tujuan Pembelajaran :

      1. Memahami Konsep Dasar Pancasila
        Siswa dapat menjelaskan pengertian, sejarah, dan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara. 
      2. Mengenal Lima Sila Pancasila
        Siswa mampu mengidentifikasi dan menjelaskan makna dari masing-masing sila Pancasila serta relevansinya dalam kehidupan sehari-hari. 
      3. Menerapkan Nilai Pancasila
        Siswa dapat menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam tindakan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
      4. Menghargai Keberagaman
        Siswa mampu menghargai dan memahami perbedaan yang ada dalam masyarakat Indonesia serta bagaimana Pancasila menjadi landasan untuk menjaga persatuan dan kesatuan. 
      5. Mengembangkan Sikap Kritis dan Reflektif
        Siswa dapat menganalisis isu-isu sosial dan politik yang terjadi di masyarakat melalui perspektif Pancasila, serta mengembangkan sikap kritis terhadap berbagai masalah.
      6. Meningkatkan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
    • Pancasila adalah dasar negara serta falsafah bangsa dan negara Republik Indonesia yang terdiri atas lima sila. Nama ini terdiri dari dua kata dari bahasa Sanskerta: पञ्च "pañca" berarti lima dan शीला "śīla" berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

      Lima ideologi utama penyusun Pancasila merupakan lima sila Pancasila. Ideologi utama tersebut tercantum pada alinea keempat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945:

      1. Ketuhanan yang Maha Esa
      2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
      3. Persatuan Indonesia
      4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta
      5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

      Sekalipun terjadi perubahan isi dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni diperingati bersama sebagai hari lahirnya Pancasila.


    • video Pelajaran ppkn oleh wawan furkon
    • Kerjakan soal berikut ini!

    • Wawan Furkon, SH.
      Nomor HP : 081312509949
      Email : wfurkon@gmail.com
      Guru Pendidikan Pancasila - SMK Angkasa 1 Margahayu